Info Terkini

SEMOGA KALIAN TIDAK

Setelah sekian lama saya berpuasa. Selama itu pula saya menjadikan Ramadhan sebagai industri.
Saya sibuk mempersiapkan berbagai dagangan. Mulai dari acara TV dan radio. Pentas jelang berbuka. Safari berkeliling menemani pemimpin hingga menemukan rancangan baru dan trend untuk fashion.
Padahal Puasa Ramadhan adalah belajar menolak kesenangan yang menghiasi sebelas bulan kehidupan kita.
Siapa yang tak senang makan? Siapa yang tak senang minum? Siapa yang tak senang bermesraan dengan isteri? Siapa yang tak senang harta benda? Siapa yang tak senang kursi jabatan?
Semua kesenangan itu wajib ditolak, wajib ditahan selama Ramadhan. Sebuah pelajaran untuk bilang "tidak" pada "ya".
Saya ini aneh.....
Untuk tak mabuk dan nyolong serta korup kok butuh undang-undang dan konstitusi sih?
Saya ini aneh...
Untuk membedakan mana kebencian dan kebahagiaan. Untuk memilah baik buruk. Untuk mengatur susah senang, kok harus belajar pada keributan dan kegaduhan sih...?
Kenapa saya tak temukan dengan nurani dan akal sehat? Itu pun belum tentu saya patuhi.
Jadi, untuk menghancurkan peradaban manusia, saya tak lagi memerlukan setan dan iblis. Otak saya sudah pintar menjalankan sistem dan budaya penghancuran ini dengan logika pembenaran yang saya tuangkan dalam naskah kata dan pidato yang berbusa-busa.
Saya sudah telanjur tidak memiliki alat di dalam diri dan sistem kebersamaan untuk belajar dari bencana-bencana itu. Dan setiap bencana hanya melahirkan politisasi bencana dan wisata bencana.
Semoga hanya saya yang tak mengerti Puasa Ramadhan…. Kalian tidak.

92,3% Kampung Media Bermanfaat

Hingga memasuki akhir tahun 2014 sebanyak 1150 pemilih memberikan Poling atau Survey Kepuasan terhadap Pelayanan Informasi Kampung Media.

Sebanyak 92.3 % atau sejumlah 1062 netizen memberikan poling bahwa pelayanan informasi Kampung Media tersebut bermanfaat. Sementara netizen yang beranggapan kurang bermanfaat dan tidak bermanfaat masing-masing berjumlah 5.1% dan 2.5% atau dengan total jumlah pemilihnya sebanyak 88 orang.

Dengan mendapatkan presentase sebesar 92.3% yang menandakan bahwa pelayanan informasi kampung media tersebut bermanfaat, para citizen journalism yang tergabung di Komunitas Kampung Media NTB harus lebih giat untuk menyuguhkan informasi-informasi bermanfaat bagi khalayak ramai.

Sementara itu tagar (hastag) informasi yang disuguhkan ditempati sebanyak 12 tagar teratas. Yaitu tagar informasi “Bima, Info, Wawo, Kota, Kota Bima, Rengganis, Kampung Media, Lombok, KM Lengge, Puisi, Bolo dan Alpan.
Dengan slogan sampaikan informasi bermanfaat meski satu kalimat, mari kita tingkatkan dan terus mengkampanyekan "merubah budaya bertutur menjadi budaya menulis". [] - 05

Kampung Media Dot Com Forbidden?

Kampung Media Dot Com Forbidden?
Hampir sepekan tidak bisa mengakses website Kampung Media, hingga rasa penasaranpun muncul. Ketika hendak mengakses website tersebut selalu saja muncul pesan error forbidden bla bla bla. Ada apa gerangan? Setelah membaca beberapa literatur dengan bantuan search engine, akhirnya portal jurnalisme warga NTB tersebut dapat saya akses kembali.

Ketika membaca pertanyaan di Yahoo Answer yang menanyakan mengenai “403 Error - Forbidden Forbidden. maksudnya apa, cara mengatasinya gimana???, saya kaget ketika melihat jawaban terbaiknya yang menyatakan “kalo ente buka web dan dapet message "403 Error - Forbidden" itu artinya halaman page yg ente buka itu emang khusus untuk bisa diakses oleh orang2 yg telah ditentukan oleh administrator web/webmaster dari situs yg ente buka itu Bro... cara ngatasinnya?ya gak ada Bro, kalo mau ente contact webmaster-nya duu trus minta dimasukin sebagai orang yg bisa dapet akses pastinya.... :)

Saya teringat ketika membaca aduan dari rekan KM Bali 1 yang kasusnya sama seperti yang saya alami, dan hingga saat ini masih mencoba memahami jawaban yang disampaikan oleh admin Kampung Media yang menyatakan “forbidden itu murni penyebab dari user, dari sisi server hal tsb adalah notifikasi keamanan. 1. forbidden tidak terjadi pd semua user 2. penyebab forbidden - acces mencurigakan menggunakan browser yg telah diinject dengan plugin2 downloadan yg telah di hack/ada malware nya - acces dari IP / jaringan colongan dari luar negeri (VPN server/proxy ssh server). saya block beberapa akses dr ip luar negeri karena sering coba masuk sistem dan merusak. - access lgsg menulis url yg tidak lengkap. misal url/link webnya: 1234.com/abcd/abcd.abcd.html yg akan ngakses nulis: 1234.com/abcd/ hal tsb sistem keamanan akan menolak dengan memberikan forbidden. arti forbidden sendiri adalah "dilarang". kalo security server mau dibuka bisa saja. tapi keamanan lebih minim. dan kemungkinan hacker masuk 100x lipat lebih besar”.

Untuk mengakses kembali website Kampung Media saya menggunakan cara yang sedikit diluar jalur, yang tidak mungkin saya sebutkan lewat tulisan ini, karena cara-cara tersebut bisa juga dipakai untuk membuka website-website lain yang diblokir di Indonesia.

Semoga saja permasalahan ini bisa terpecahkan nanti pada temu kreatif orang-orang kampung yang dikemas dalam Jambore Kampung Media. () -01

Narasumber dari Kampung

Narasumber dari Kampung
Anggota komunitas kampung media sepatutnya harus berbangga karena pemerintah daerah sudah mulai melirik untuk menjadikan anggota komunitas yang nota benenya berasal dari kampung sebagai narasumber pada suatu kegiatan pelatihan atau workshop.

Pada kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas SDM penyuluh dalam penggunaan teknologi informasi bagi penyuluh pertanian yang diselenggarakan oleh Bakorluh Provinsi NTB yang bekerja sama dengan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Bima, Komunitas Kampung Media Jompa Mbojo direkomendasikan untuk mengambil bagian pada kegiatan tersebut.

Berawal dari informasi yang didapat dari Koordinator Kampung Media NTB, Fairuz Abadi, SH. saya selaku Koordinator Kampung Media Jompa Mbojo langsung ditunjuk beliau untuk menjadi narasumber. “Bim, siap-siap untuk menjadi narasumber kegiatan para penyuluh”, ujarnya singkat via telephone.

Hari sabtu (30/8), saat mengikuti rapat koordinasi dengan seluruh komunitas kampung media se kabupaten Bima dengan DISHUBKOMINFO, Kabid Kominfo dinas setempat juga menginstrusikan agar KM Jompa Mbojo menjadi perwakilan komunitas untuk menjadi pemateri pada kegiatan Bakorluh NTB tersebut.

Ini adalah pengalaman pertama kali dalam hidup saya untuk menjadi narasumber ataupun pemateri pada kegiatan yang diadakan oleh pemerintah. Apa yang membuat saya bangga setelah menjadi pemateri? Ada beberapa peserta pelatihan tersebut yang berasal dari kecamatan Lambu dan Sape yang meminta kesediaan saya untuk menjadi pemateri jika saja pada dua wilayah tersebut melaksanakan kegiatan serupa yang berhubungan dengan TIK.

Lewat tulisan ini, sayapun memiliki harapan kepada pemerintah daerah se NTB yang akan mengadakan kegiatan pelatihan/workshop yang berkaitan dengan TIK agar tidak ragu mengajak kami yang tergabung dalam Komunitas Kampung Media yang sudah tersebar dari Kecamatan Sape hingga Kecamatan Ampenan untuk menjadi bagian pada kegiatan-kegiatan selanjutnya. [] - 05